Gubernur Kaltim Dorong KONI jadi Mesin Prestasi Berbagai Cabor, Target PON 2028 NTB-NTT

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud. (Frekuensi.co/ist).

Frekuensi.co, Samarinda- Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menegaskan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim harus bertransformasi menjadi “mesin prestasi” dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi KONI Kaltim dan KONI kabupaten/kota se-Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/4/2026), terkait rencana Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada 3 Juni 2026.

“KONI harus dinakhodai figur yang punya kapasitas, kualitas, dan kompetensi. Target kita jelas, prestasi terbaik di PON 2028,” tegas Harum.

Menurutnya, kepemimpinan KONI ke depan harus mampu membangun ekosistem olahraga yang kuat, menyatukan cabang olahraga, serta memperkuat pembinaan berbasis sport science. Gubernur menekankan, KONI tidak cukup hanya menjadi penyelenggara event, tetapi harus fokus pada penjaringan dan pembinaan atlet.

“KONI harus jadi panggung sekaligus mesin prestasi. Bukan hanya ketuanya yang berdiri di podium, tapi atlet-atletnya menjadi juara,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya untuk fokus pada cabang olahraga (cabor) potensial penyumbang medali, seperti angkat besi, gulat, taekwondo, dayung, layar, dan bulutangkis. Serta dua cabor yang jumlah medalinya banya diperebutkan dalam PON nanti, yaitu renang dan atletik.

Pemprov Kaltim, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh, termasuk penguatan sarana olahraga berstandar internasional.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, melaporkan Musorprov akan mengagendakan pemilihan Ketua Umum KONI Kaltim 2026–2030.

Sebanyak 10 KONI kabupaten/kota dan 62 dari 64 cabang olahraga telah sepakat mengusung satu calon secara aklamasi, yakni Anderiy Syachrum (akrab disapa Haji Andre).

(ham)

Artikel Terkait