Frekuensi.co, Samarinda- Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto mengungkapkan, kebutuhan masyarakat akan gas elpiji tidak mengenal hari libur. Meski hari libur atau tanggal merah, aktivitas memasak dan berjualan tetap berjalan.
“Kebutuhan akan gas ini oleh masyarakat tidak mengenal libur. Hari libur pun kita tetap harus beraktivitas, harus memasak, UMKM juga harus berjualan,” ujar Rusdi.
Ia menilai kebijakan tersebut perlu ditinjau ulang. Rusdi meminta agar distribusi gas elpiji 3 kg tetap berjalan, meski di hari libur, tanpa ada batasan.
“Kita harus melihat kembali apakah bisa mendistribusikan sendiri tanpa ada batasan pada libur atau tanggal merah,” imbuhnya.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi menambahkan, jika memang hari libur jatuh pada tanggal merah, masih bisa dimaklumi. Namun untuk hari biasa, seharusnya distribusi tetap berjalan normal.
“Kalau memang hari libur jatuh di tanggal merah mungkin tidak masalah. Tapi kalau hari biasa, harusnya tetap normal,” timpal Iswandi.
Meski demikian, anggota dewan tetap meminta agar kebijakan ini ditinjau kembali demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
(agt/ham/adv)

