Frekuensi.co,BONTANG – Sembilan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bontang dihentikan sementara mulai April 2026 karena instalasi pengolahan air limbah (IPAL) belum memenuhi standar.
Kepala SPPG Regional Bontang Surya Dwi Saputra, mengatakan penghentian ini berdampak langsung pada sekitar 13 ribu pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Sembilan dapur kami suspend karena IPAL belum sesuai spesifikasi. Sementara waktu, penerima manfaat tidak mendapatkan MBG,” ujarnya.
Dapur yang dihentikan tersebar di tiga kecamatan: empat di Bontang Utara, tiga di Bontang Selatan, dan dua di Bontang Barat. Setiap dapur melayani sekitar 1.500 pelajar.
Pengelola diberikan waktu 14 hari untuk melakukan pembenahan, terutama terkait perizinan dan standar pengolahan limbah. Surya berharap semua dapur segera memenuhi persyaratan agar distribusi MBG tidak terganggu kembali.
“Semoga pembenahan cepat selesai, sehingga para penerima manfaat bisa kembali mendapatkan haknya setiap hari,” tutupnya. (*)
Berikut daftar Dapur MBG yang Ditutup Sementara;
1. Dapur SPPG Bontang Utara Gunung Elai 2 (Mitra Yayasan Ceria Mandiri Bontang)
2. Dapur SPPG Bontang Selatan Tanjung Laut Indah (Mitra Yayasan Langit Biru Borneo )
3. Dapur SPPG Bontang Selatan Tanjung Laut (Mitra Yayasan Pembinaan Pendidikan Islam)
4. Dapur SPPG Bontang Selatan Berbas Tengah 2 (Mitra Yayasan Pendidikan Ibnu Abbas Kota Bontang)
5. Dapur SPPG Bontang Barat Gunung Telihan (Mitra Yayasan Pendidikan Ibnu Abbas Kota Bontang)
6. Dapur SPPG Bontang Utara Bontang Baru 2 (Mitra Yayasan Pembinaan Pendidikan Islam)
7. Dapur SPPG Bontang Utara Bontang Baru 3 (Mitra Yayasan Manunggal Kartika Jaya)
8. Dapur SPPG Bontang Barat Gunung Telihan 2 (Mitra Yayasan Tunas Bangsa Dua )
9. Dapur SPPG Bontang Utara Loktuan (Mitra Yayasan Pengusaha Warteg Bahari Indonesia)
(Frekuensi.co,/Ham)

